Zhawãhir al-Afkãr al-Muhammadiyyah ’Abra Qarn min al-Zamãn

9 11 2007

 

Bismillahirrahmanirrahim

 

Bahwa keberhasilan perjuangan Muhammadiyah yang berjalan hampir satu abad pada hakikatnya merupakan rahmat dan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala yang patut disyukuri oleh seluruh warga Persyarikatan. Dengan modal keikhlasan dan kerja keras segenap anggota disertai dukungan masyarakat luas Muhammadiyah tidak kenal lelah melaksanakan misi da’wah dan tajdid dalam memajukan kehidupan umat, bangsa, dan dunia kemanusiaan. Gerakan kemajuan tersebut ditunjukkan dalam melakukan pembaruan pemahaman Islam, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, serta berperan dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa di negeri ini.Namun disadari pula masih terdapat sejumlah masalah atau tantangan yang harus dihadapi dan memerlukan langkah-langkah strategis dalam usianya yang cukup tua itu. Perjuangan Muhammadiyah yang diwarnai dinamika pasang-surut itu tidak lain untuk mencapai tujuan terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya serta dalam rangka menyebarkan misi kerisalahan Islam sebagai rahmatan lil-‘alamin di bumi Allah yang terhampar luas ini.

 

Karena itu dengan senantiasa mengharapkan ridha dan pertolongan Allah SWT Muhammadiyah dalam usia dan kiprahnya jelang satu abad ini menyampaikan pernyataan pikiran (zhawãhir al-afkãr/statement of mind) sebagai berikut:

 

Baca entri selengkapnya »





BERMUHAMMADIYAH IDEOLOGIS AN-SICH; ADAKAH?

7 11 2007

 

Krisis kader yang menjadi problem Muhammadiyah, organisasi Islam modern terbesar di dunia, kini bukan wacana lagi, tetapi sudah mewujud dan konkrit serta menggejala dalam scoupe nasional. Degradasi kuantitas dan kualitas pelopor, pelangsung dan penyempurna amanah gerakan sangat terasa sekali mempengaruhi denyut nadi persyarikatan. Ada beberapa hal yang bisa kita jadikan indikasi terhadap hal ini. Pertama, sulitnya mencari orang yang mau menjadi pengurus Muhammadiyah, terutama pada level grass root. Hal ini menjadi faktor penyebab indikasi kedua yakni bertumpuknya jabatan sebagai pengurus Muhammadiyah dan/atau majelis dan ortomnya secara struktural-vertikal maupun struktural horisontal.

 

Baca entri selengkapnya »