Turba ke Bawean merupakan agenda kegiatan yang sudah direncanakan oleh PDM Gresik sejak Pelantikan, namun selalu tertunda mengingat kondisi gelombang Laut Jawa yang kurang stabil. Di pulau yang terpisah 150 kilometer dari Pulau Jawa tersebut, terdapat dua Cabang Muhammadiyah: Sangkapura dan Tambak. Kondisi geografis yang demikian membuat koordinasi internal persyarikatan lebih banyak dilakukan melalui telepon dan faxmili. Sehingga silaturrahmi dengan bertatap muka secara langsung bisa menjadi penyemangat ghirah ber-Muhammadiyah warga Bawean, disamping dari sisi pimpinan, Turba menjadi sarana untuk mengetahui kondisi faktual dakwah Muhammadiyah di sana. Menurut Drs. M. In’am, ketua PDM Gresik, kegiatan ini dilakukan untuk konsolidasi organisasi. “Jangan sampai amal usaha dan persyarikatan kita hilang karena kurang diperhatikan,” tegas beliau.
“DARI LISTRIK TENAGA DIESEL SAMPAI NASI PANDAN”
23 12 2007Sebagai langkah konsolidasi organisasi, pada tanggal 24-25 November 2007 kemarin, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik bersama beberapa anggota Majelis dan Ortom plus Ketua Dikdasmen PWM Jatim mengadakan Turba ke Cabang Muhammadiyah Sankapura di Pulau Bawean. Berikut laporannya:
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Internal




Komentar Terakhir