JELANG MUKTAMAR PEMUDA MUHAMMADIYAH XIV

30 11 2009

Muktamar Pemuda Muhammadiyah tinggal beberapa saat lagi, segala hal yang menjadi rutinitas dalam Muktamar jangan hanya bersifat seremonial saja itulah sebuah harapan kita dari gress-roat. Karena melihat fenomena kaum muda yang dalam kecenderungan aktivitasnya masih belum menyentuh pada substansi program-program kerja sebagaimana putusan muktamar.

Follow up dari Muktamar menjadi kewajiban bagi kaum muda Muhammadiyah. Dengan semangat berjuang (bukan beras, baju uang lho…) melaksanakan program kerja yang telah di tetapkan bersama. Sungguh sangat terngiang ketika beberapa lini di negeri ini, yang sebenarnya di Organisasi Muhammadiyah sudah dibagi sedemikian rupa lini-lininya, namun tidak bisa berjalan. Sehingga pembinaan masyarakat di bidang/lini tertentu dilaksanakan orang lain.

Sebenarnya jika setiap bidang yang telah ditentukan bagiannya oleh Organisasi, kaum muda Muhammadiyah lebih bisa eksis dari lembaga-lembaga yang adanya musiman. Melihat program-programnya yang sangat baik dan lebih sangat baik lagi kalo program-program itu dilaksanakan. Pelaksanaan yang maksimal akan bisa menarik kaum muda di Negeri ini, mereka akan merasakan pembianaan Pemuda Muhammadiyah merupakan perhatian khusus dan menjadikan pembuka pintu harapan baru bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Berapa banyak anak-anak muda yang telah usai pendidikan formalnya, namun tidak punya aktivitas yang berarti. Mereka setiap hari cangkrukan disiang harinya dan bergadang di malam harinya. Karena ladang pekerjaan bagi mereka sudah tidak bisa diharapkan.

Muktamar yang akan datang menjadi harapan besar bagi kaum muda di Negeri ini. Kaum muda membutuhkan pemimpin yang kreatif, inovatif, dan aktif. Karena dengan sifat yang dimilikinya dapat memberikan jawaban bagi kaum muda yang memerlukan aktifitas-aktifitas sebagaimana yang dibutuhkan. Walhasil jadikan muktamar yang benar-benar memilih kader yang bisa mengkader, dengan begitu akan banyak kaum muda yang terhimpun di Pemuda Muhammadiyah dan dapat menjadi penerus perjuangan Muhammadiyah, yaitu mewujudkan masyarakat Islam yang sbenar-benarnya. Wallahu A’lam. Bim@.    Baca entri selengkapnya »





SUSUN PROGRAM, GELAR RAKERDA

3 05 2008

Untuk menyusun program kerja selama satu tahun mendatang, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Gresik menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I dalam periode kepemimpinan 2007-2011. Rakerda yang digelar pada 01 Mei 2008 dan bertempat di Perguruan Muhammadiyah Benjeng ini mengambil tema “Memantapkan Dinamika Gerakan Kaum Muda”.

Baca entri selengkapnya »





AMIEN RESMIKAN PEMBANGUNAN GDMG GRESIK

2 04 2008

Tidak kurang dari 10.000 warga Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik, 20 Maret 2008 kemarin mengikuti tabligh akbar yang diadakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik dalam rangka pemancangan tiang pertama pembangunan gedung dakwah Muhammadiyah (GDMG) Gresik. Hadir sebagai pembicara dan sekaligus meresmikan pembangunan GDMG adalah Prof. Dr. Amien Rais, MA., penasehat PP Muhammadiyah.

 Amien

Baca entri selengkapnya »





PD AMM GELAR PELANTIKAN BERSAMA

25 02 2008

Semakin meneguhkan amanat Musyda sebelumnya untuk selalu melakukan sinergi gerakan, pada tanggal 24 Februari 2008 kemarin Pimpinan Daerah Angkatan Muda Muhammadiyah yang terdiri dari PD Pemuda Muhammadiyah, PD Nasyiatul Aisyiyah dan PD Ikatan Pemuda Muhammadiyah melaksanakan Pelantikan Bersama. Acara yang dihadiri semua Pimpinan Cabang AMM se-Kabupaten Gresik tersebut dilaksanakan di SMP Muhammadiyah GKB dengan Izzul Muslimin, ketua PP Pemuda Muhammadiyah, sebagai pembicara dalam stadium general.

pemuda

Baca entri selengkapnya »





LAPORAN POSKO BANJIR PDM GRESIK

23 01 2008

Banjir yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik, utamanya yang terletak di sepanjang DAS Bengawan Solo menyebabkan ratusan rumah dan ribuan hektar areal pertambakan dan pertanian terendam air. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik langsung tanggap terhadap bencana yang terjadi dan mendirikan posko bantuan bencana untuk korban banjir. Posko langsung didirikan sejak malam pertama banjir datang. Berikut laporan AF. Kareem dari Posko PDM Gresik:

Banjir 

Baca entri selengkapnya »





“DARI LISTRIK TENAGA DIESEL SAMPAI NASI PANDAN”

23 12 2007
Sebagai langkah konsolidasi organisasi, pada tanggal 24-25 November 2007 kemarin, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik bersama beberapa anggota Majelis dan Ortom plus Ketua Dikdasmen PWM Jatim mengadakan Turba ke Cabang Muhammadiyah Sankapura di Pulau Bawean. Berikut laporannya:
Bawean
 

Turba ke Bawean merupakan agenda kegiatan yang sudah direncanakan oleh PDM Gresik sejak Pelantikan, namun selalu tertunda mengingat kondisi gelombang Laut Jawa yang kurang stabil. Di pulau yang terpisah 150 kilometer dari Pulau Jawa tersebut, terdapat dua Cabang Muhammadiyah: Sangkapura dan Tambak. Kondisi geografis yang demikian membuat koordinasi internal persyarikatan lebih banyak dilakukan melalui telepon dan faxmili. Sehingga silaturrahmi dengan bertatap muka secara langsung bisa menjadi penyemangat ghirah ber-Muhammadiyah warga Bawean, disamping dari sisi pimpinan, Turba menjadi sarana untuk mengetahui kondisi faktual dakwah Muhammadiyah di sana. Menurut Drs. M. In’am, ketua PDM Gresik, kegiatan ini dilakukan untuk konsolidasi organisasi. “Jangan sampai amal usaha dan persyarikatan kita hilang karena kurang diperhatikan,” tegas beliau.

Baca entri selengkapnya »





Maklumat PP Muhammadiyah tentang Hari Raya Idul Adha

5 12 2007

Machhendra Atmaja

Yogyakarta– Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui surat nomor 06/MLM/I.0/E/2007, mengeluarkan Maklumat penetapan tanggal 1,9,dan 10 Dzulhijah 1428 Hijriyah, dalam Maklumat tersebut antara lain berisi mengenai dasar penetapan dan himbauan kepada warga Muhammadiyah. Maklumat penetapan hari besar Dzulhijah diserahkan kepala kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Sofriyanto Solih pada redaksi muhammadiyah.or.id siang ini, hari Senin (03/12/2007).

 

Baca entri selengkapnya »